Makalah dalam jangka pendek. Akhir-akhir ini sering terjadi tindak

 

Makalah

Bahasa
Indonesia

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

Kekerasan
anak di sekolah

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas

Mata Kuliah Bahasa Indonesia

 

 

Disusun Oleh :

Mochamad Elham Ramadhan (17320285)

 

 

 

 

 

 

 

DARTAR ISI
KATA PENGANTAR.. 1
BAB I. 2
PENDAHULUAN.. 2
           1.1
Latar Belakang. 2
           1.2
Rumusan Masalah. 3
           1.3
Tujuan Penulisan. 3
BAB II. 4
PEMBAHASAN.. 4
           A. Faktor penyebab
terjadinya kekerasan disekolah. 4
           B. Solusi mengatasi
tindak kekerasan disekolah. 4
BAB III. 6
PENUTUP. 6
           A.Kesimpulan. 6
Daftar pustaka. 7
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KATA
PENGANTAR

               

                Puji syukur kehadirat
Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga dapat menyelesaikan makalah
berjudul kekerasan di sekolah. Sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai.
Harapan  semoga makalah ini dapat
menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca. Untuk ke depannya dapat
memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

            Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman, dan
masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu mengharapkan saran
dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bab
I

Pendahuluan

·       
Latar
Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari
yang namanya tindak kekerasan, baik di sekolah maupun diluar sekolah.
Kebanyakan orang menyelesaikan suatu masalah selalu dengan tindak kekerasan.
Secara umum, kekerasan adalah suatu hal yang dapat merugikan orang lain baik
secara fisik maupun psikis. Jika diliat secara fisik memang kekerasan fisik
yang selalu di kawatirkan oleh kebanyakan orang awam namun jika kita bisa lebih
mendalami hal tersebut, kekerasan psikis lah yang seharusnya selalu di pantau
oleh orang-orang. Karena kekerasan psikis berdampak lebih panjang daripada
kekerasan fisik yang bisa sembuh hanya dalam jangka pendek.

Akhir-akhir ini sering terjadi tindak kekerasan
disekolah yang selalu menjadi sorotan masyarakat, dari kekerasan verbal seperti
memaki siswa hingga kekerasan fisik hingga memukul atau menendang siswa. Dalam
lingkup sekolah perilaku tersebut sudah seperti menjadi kebiasaan ketika
seseorang tidak bisa menahan emosi lagi. Keadaan tersebut sudah berlangsung
sejak lama, bahkan dari taun ketaun frekuensinya selalu meningkat seiring
dengan meningkatnya agresifitas siswa di lingkup sekolah. Kekerasan sekolah
sering disebut dengan istilah bullying.

Tindak kekerasan dalam sekolah ini bisa dilakukan
oleh siapa saja dari teman ke teman, dari guru ke murid, dari tukang kebun ke
siswa bahkan dari seluruh bagian sekolah juga bisa melakukan tindak kekerasan
ini. Walaupun ada berbagai alasan yang melatarbelakangi tindakan tersebut namun
hal itu tidak dibenarkan. Masih banyak cara yang lebih baik dilakukan dari pada
harus memakai tindak kekerasan tersebut.

 

·       
Rumusan
Masalah

–         
Faktor penyebab
terjadinya kekerasan disekolah ?

–         
Bagaimana solusi
mengatasi tindak kekerasan disekolah?

 

·       
Tujuan
Penulisan

Tujuan adalah
kunci dalam meraih kesuksesan, tujuan dari dibuatnya makalah ini adalah :

1.      Untuk mengetahui alasan terjadinya kekerasan dalam sekolah.

3.      Untuk mengetahui solusi mengatasi kekerasan yang terjadi dalam sekolah.

 

 

 

 

 

 

Bab II

pembahasan

 

1.
Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan Anak Di Sekolah

Siswa
yang disakiti atau terancam perlu diperhatikan oleh pihak sekolah, dengan memperhatikan
siswa atau kelompok siswa yang rentan menjadi korban dan siswa atau kelompok
siswa yang berpotensi menjadi pelaku kekerasan. Langkah-langkah yang harus
dilakukan pihak sekolah dapat berupa membuat peraturan sekolah yang bersifat
mencegah dan strategi mengelola kekerasan dengan tujuan untuk melindungi
siswa-siwa yang menjadi korban secara terus-menerus.

Kemampuan
sekolah mencegah dan menyelesaikan kekerasan antarsiswa juga dipengaruhi
keterbukaan sekolah yang bersangkutan terhadap isu kekerasan ini. Selain itu
pihak sekolah bisa melibatkan peran orang tua siswa untuk menyelesaikan
kekerasan ini. Harus ada ketegasan pihak sekolah dan kejelasan sanksi yang
diterapkan kepada pelaku agar pelaku berfikir ulang untuk melakukan kekerasan.

Kekerasan
secara fisik dapat menyebabkan cedera, seperti patah tulang atau memar. Memukul
murid tidak akan mempengaruhi perilaku mereka. bahkan kekerasan sendiri bisa
menciptakan anak itu menjadi seorang pemberontak, pemalu, kurang percaya diri,
dan menjadikan anak itu menjadi seorang yang pemurung. Yang selalu harus diperhatikan
adalah kekerasan psikis karena kekerasan psikis berdampak lanjut atau jangka
panjang. Kekerasan psikis sering kita sebut dengan perilaku bullying. Bahkan
menurut Eizabeth Gersholff (2003), yang menggabungkan riset selama enam puluh
tahun tentang hukuman fisik, menemukan bahwa satu-satunya hasil positif dari
kekerasan adalah kepatuhan sesaat.

Penyebab
anak melakukan bullying :

1.  Lingkungan sosial merupakan contoh nyata dari
tindak kekerasan, dimana mereka tinggal. Baik kekerasan dalam sosial,  politik, dan lainnya.

2. Menurut pendekatan
filogenetik, ada pengaruh genetik terhadap sifat kekerasan. sifat itu sendiri
akan muncul jika ada faktor pemicu contohnya faktor lingkungan

3. Lingkungan sekolah
yang formalistik dan kaku, bahkan bisa terjadi sikap dehumanisasi, membuat
jarak antara relasi pendidik dengan peserta didik.

4.  Semakin menyempitnya ruang ekspresi anak di
publik. Hegemoni pada ekpresi anak akan membuat anak mencoba terus untuk
mengekspresikan kepada hal yang bersifat destruktif.

2. solusi
mengatasi tindak kekerasan disekolah?

1.
Bersikap sabar merupakan faktor penting dalam mengatasi tindak kekerasan,
terutama sebagai guru

2.
Jagalah harga diri siswa dengan tidak langsung menyudutkan siswa dengan
pertanyaan yang interogatif

3.
Tumbuhkanlah sikap empati terhadap pelaku bullying dengan cara mengajak siswa
untuk ikut merasakan perasaan sang korban saat menerima bullying

4.
Tumbuhkanlah sikap saling menolong terhadap siswa, agar pelaku bullying  mampu berfikir bahwa ada hal yang lebih baik
dilakukan daripada menjatuhkan seseorang

5.
Peran orang tua sangat penting dalam hal ini, ya itu selalu kendalikanlah emosi
anaknya disaat sedang berada dikondisi yang tidak baik. Selalu pantaulah anakya
disekolah maupun diluar sekolah

BAB
III

PENUTUP

 

A. Kesimpulan

 

Berdasarkan uraian di atas, kita dapat mengambil
kesimpulan bahwa kekerasan disekolah merupakan tindakan yang kurang baik, faktor
pemicu kekerasan bisa disebabkan karena faktor dalam sekolah maupun di luar.
Selain bukan merupakan tindakan yang kurang baik kekerasan juga akan berdampak
yang kurang baik pula bagi sang pelaku maupun bagi sang korban.

 Masih banyak
hal yang lebih pantas dilakukan daripada harus bersikap negatif seperti itu.
Lebih baik saling menolong jika ada salah satu teman yang kurang mampu,
daripada harus menjatuhkan teman kita sendiri. Peredam tindak kekerasan
tersebut adalah perhatian yang lebih terhadap pelaku maupun korban, terlebih
pendeketan orang tua dengan anaknya.